Alasan Mengapa Batik Nasional Istimewa di Luar Negeri

Batik nasional sudah menjadi ciri khas negara Indonesia. Batik tidak sulit untuk ditemukan. Anda bisa menemukan batik di berbagai tempat mulai dari store, marketplace dan website-website yang menjual semua jenis produk batik. Batik merupakan buah kebudayaan masyarakat Indonesia yang telah lama dipertahankan dan merupakan kerajinan otentik yang dimiliki Indonesia.

Batik sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Indonesia. Seperti yang kita ketahui seperti di sekolah, kantor atau instansi pemerintahan, batik digunakan pada hari-hari khusus. Hal ini untuk memperkukuh batik sebagai identitas bangsa Indonesia. Batik juga tidak mewakili dari kalangan rendah ataupun kalangan atas.


Setiap masyarakat bisa menggunakan batik kapanpun dan dimanapun tanpa adanya batasan kasta. Bahkan warga negara asing juga memakai batik dan tak jarang batik menjadi oleh-oleh khas dari Indonesia. Batik sendiri bisa menjadi bahan baku industri pakaian jadi dunia.
Itu sebabnya pemerintah akan meningkatkan kemampuan dan produksi batik di dalam negeri.

Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Ekspor Batik

Batik Nasional tidak hanya lazim mendapatkan tempat di dalam negeri, namun juga di luar negeri. Kemenprin (kementrian perindustrian) mengatakan bahwa pada 2017 industri batik berhasil menguasai pasar dunia. Kementrian perindustrian mengungkapkan bahwa batik telah menjadi mesin penggerak perekonomian nasional. Di tahun 2017 nilai ekspor batik serta produk turunannya mencapai $58,46 juta dengan pasar tujuan Amerika, Jepang dan Eropa.

Gati Wibawaningsih selaku Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) menyatakan bahwa industri batik mempunyai daya saing yang komparatif di pasar internasional. Ia juga berharap batik meningkatkan pangsa pasarnya hingga ke seluruh dunia. Karna meski batik telah sampai di pasar internasiomal, namun pasar batik di luar negeri ini belum mencapai angka 2% pada pasar produk pakaian jadi di dunia.

Pemerintah akan proaktif membantu pengrajin batik untuk dapat mengekspor produk batik serta turunannya. Produk batik ini sebenarnya masih potensial di Indonesia dengan jumlah pangsa pasarnya sebesar 90%. Pangsa pasar yang besar itu bisa terjadi ditambah lagi dengan momen penting seperti lebaran yang akan meningkatkan penjualan produk batik hingga 15%. Tak heran jika para pengrajin batik mengincar pasar ekspor setelah batik tersisa.

Alasan Batik Nasional Istimewa di Luar Negeri

Kementrian Perdagangan mencatat, ekspor batik terus meningkat tiap tahunnya, ekspor terbesar yaitu ke pasar internasional Amerika Serikat. Desain yang spesifik menjadi alasan ekspor batik terbesar di Amerika Serikat. Batik Indonesia memiliki ornamen ciri yang khas dari kreativitas pengrajinnya.
Batik Indonesia memiliki ciri yang tidak bisa disamakan dengan batik-batik asal negara lain seperti Negara Malaysia dan Tiongkok. Batik dari Indonesia memiliki berbagai macam motif yang mewakili setiap daerah yang berbeda-beda. Sedangkan batik Tiongkok dan Malaysia kebanyakan produk cetak serta motif yang kurang berkembang.

Baca Juga : Cara Berpakaian Wanita yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh

Selain disukai masyarakat Amerika Serikat, batik asal Indonesia ini juga digemari oleh warga Eropa seperti Belanda dan Jerman. Desain gambar serta kualitas jahitan yang bagus membuatnya berbeda dari batik-batik dari negara lain. Harga batik Indonesia juga sangat variatif, ada yang murah dan ada yang sampai berjuta-juta tergantung dari jenis kain dan tingkat kesulitan motif yang dibuat.

Menurut catatan kementrian perdagangan (Kemendag) tahun 2012, ekspor batik kedua terbesar berasal dari Jerman dengan nilai penjualan sampai sengan $4,52 juta. Sementara itu Korea Selatan berada di urutan ketiga dengan nilai ekspor sampai $3,94 juta. Itulah informasi mengenai alasan mengapa batik Nasional menjadi tenar di dunia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel