Tinggalkan, Jangan Bertahan Dengan Pekerjaan Yang Membuang Waktu dan Tenagamu

Pekerjaan merupakan aktifitas yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan seperti uang dan gaji, yang pembayaranya bisa di dapat perhari, perminggu maupun setiap bulannya. Siapapun orangnya, apapun jenjang pendidikan dan keahliannya terkadang pada ujungnya harus mencari dan mendapatkan pekerjaan itu sendiri.

Banyak terkadang faktor seseorang yang memiliki keahlian dan kemampuan namun lemah dalam segi keuangan karena belum bisa membuka usaha dan lapangan pekerjaan sendiri. Dan terkadang mereka harus bekerja guna untuk mewujudkan keinginan mereka.


Dalam hal lainnya, jika seseorang itu memang seorang pekerja maka ia akan terus bekerja dengan orang lain maupun perusahaan untuk memenuhi dan mencukupi semua kebutuhannya. Dan terkadang banyak juga kita jumpai ada yang hingga berpuluh-puluh tahun bekerja di tempat yang sama dan tidak pindah, ini biasanya disebut dengan pegawai atau karyawan teladan. Ada suasana yang membuat seseorang betah berlama-lama bekerja di tempat ia bekerja salah satunya adalah kenyamanan dan merasa senang.

Pendidikan juga terkadang menentukan seseorang untuk tidak mau memilih dengan bekerja ditempat lain, di dasari oleh alasan yang kuat yaitu nanti akan membuat mereka susah untuk diterima bekerja walau mereka telah memiliki pengalaman sekalipun. Tak di mungkiri saat ini sangat susah untuk mendapatkan pekerjaan karena tingkat pengangguran setiap tahun bertambah dan lapangan pekerjaan tidak sepadan dengan jumlah pencari kerja.

Susahnya mencari pekerjaan, terkadang membuat uang habis hanya untuk membuat berkas-berkas lamaran saja, namun pekerjaan tak kunjung juga di dapatkan. Pengalaman bisa menjadi penyebab utama banyaknya orang-orang yang melamar tidak di proses ke tahap selanjutnya. Atau hanya sebatas interview dan wawancara saja, setelah itu tidak ada kabar berita selanjutnya.

Gengsi dan minder juga menjadi gaya hidup seseorang hingga ia sendiri sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan, banyak contoh diantaranya jika pendidikan seseorang itu lebih tinggi, kebanyakan tidak mau pekerjaan-pekerjaan yang tidak membayar ‘’mahal’’ gelar mereka. Karena hitung-hitungan sudah banyak menghabiskan uang hingga melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Mencari uang memang tidak akan ada habisnya, bahkan sampai kita mati sekalipun. Namun hidup ini bukan hanya untuk sekedar mencari dan mendapatkan uang, karena ada hal-hal yang tidak bisa di beli dengan uang yaitu waktu. Berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk bekerja hingga kadang kita tidak mempunyai waktu sendiri untuk memikirkan diri sendiri bahkan meluangkan waktu bersama keluarga, teman dan sahabat.

Banyak orang-orang yang kehilangan waktu-waktu berharganya lantaran tuntutan pekerjaan, tagihan hutang dan bahkan gaya hidup untuk tujuan kesenangan. Namun di lain sisi ada yang sengaja untuk memanfaatkan waktu kita dan bahkan memeras tenaga dan fikiran. Lantaran kita ini hanya dianggap sebagai pegawai dan karyawan dengan imbalan tidak sesuai dengan tenaga dan waktu yang di habiskan dengan anggapan kita butuh pekerjaan.

Pekerjaan-pekerjaan dengan penuh tekanan dan dead line waktu, bekerja melebihi jam kerja pada umumnya. Terkadang ada sifat-sifat orang yang hanya memanfaatkan orang lain, dengan hanya mau meraup untung besar namun tidak memikirkan karyawannya yang menjadi ujung tombak dalam menjalankan aktifitas perusahaannya dan membantu dia kadang bisa beli mobil baru tiap bulan, pergi liburan dan makan enak di restoran.

Bagaimana perasaan jika menyapa pemimpin di tempat kita bekerja dengan kalimat berikut ‘’ Wah mobil baru nampak nya Pak’’. Lalu si Bos menjawab ‘’Ia nih baru beli kemarin, kamu harus kerja lebih giat dan rajin lagi ya’’, kamu menjawab dan bertanya ‘’Kenapa pak ?’’, ‘’Ya Agar saya bisa beli mobil yang lebih bagus lagi dari ini’’.

Padahal kamu merasa bahwa yang kamu lakukan untuk pekerjaan itu sendiri sudah maksimal, bahkan kadang membuat kamu tidak bisa tidur karena selalu dapat tuntutan untuk menyelesaikan semua pekerjaan, dan pada kenyataan kamu tidak mendapatkan bayaran yang sesuai atas apa yang sudah kamu kerjakan.

Ini akan berakibat pada kesehatan diri sendiri, bekerja terlalu lelah, kurang tidur dan bahkan tidak ada asupan gizi dan vitamin yang membuat tubuhmu kembali segar, karena gaji yang kamu dapatkan tidak bisa membeli itu semua. Pikiran akan merasa terbebani karena apa yang di dapat selalu tidak cukup dan kurang. Jangan sampai ini membuat kamu stres karena selalu dituntut untuk loyalitas dalam bekerja. Sementara penghasilan dan jabatanmu tidak pernah ada perubahan.

Baca Juga : Menjadi Seorang Blogger, Hal Yang tak Pernah Terpikirkan Olehku Sebelumnya

Dan bahkan bisa mengancam keselamatan dan jiwa kamu sendiri, jika pekerjaan itu selalu harus selesai hingga larut malam. Kamu bisa saja menjadi target oleh para pelaku kejahatan, karena mereka sudah dapat gambaran dan arah-arah jalan yang kamu lalui. Kamu tentunya tidak mau hal-hal ini terjadi, karena jika kamu bekerja ada orang yang senantiasa menunggu kamu pulang di rumah.

Bayangkan jika saja kamu tidak pulang pada saat dan hari itu, dan kamu tidak bisa di hubungi. Namun teman sekerjamu memberi kabar bahwa kamu sudah pulang tiga jam yang lalu kepada keluarga mu dirumah yang mencari informasi tentang kenapa dirimu belum juga pulang.

Jadi, tidak perlu lagi untuk berlama-lama dan berfikir panjang untuk keluar dan mencari pekerjaan baru yang lebih tentram, aman dan nyaman. Buang jauh-jauh ketakutan dan rasa was-was ‘’Jika aku berhenti, maka aku belum tau apakah aku akan mendapat pekerjaan setelah ini’’.

Orang-orang yang yakin pada kemampuannya akan berkata ‘’ Akan banyak pekerjaan yang menantiku, jika aku bersunguh dan berusaha untuk mencarinya’’.
Mulailah untuk bijak dalam menentukan keputusan, jangan bertahan pada keadaan yang tidak akan mengubahmu untuk lebih baik.

Bukan kita tidak bersyukur dengan keadaan karena sudah mendapatkan pekerjaan dan penghasilan, karena kita sudah sama-sama tahu bahwa di luaran sana ada jutaan orang yang belum tahu kejelasan dimana dan kemana mereka akan bekerja.

Di sisi lainnya juga jangan terlalu loyalitas dalam bekerja, dan jangan memaksakan diri untuk selalu bekerja dan pada kenyataan pekerjaan itu tidak berarti apa-apa, karena ia hanya menyita waktu dan tenaga saja. Sekalipun kita mati hari itu juga, akan ada orang-orang yang yang sudah siap untuk menggantikan posisi kita dan pekerjaan itu akan tetap ada.

Untuk itu, hargailah waktu untukmu sendiri. Berbagilah waktu untuk hal-hal diluar pekerjaan. Terutama waktu untuk bersama dengan keluarga. Karena uang yang kamu dapat tidak akan bisa membeli waktu yang sudah berlalu, dan jika kamu sakit dan itu bukan penyakit biasa, maka akan lebih banyak lagi kamu menghabiskan uang tersebut yang hanya untuk menyembuhkan penyakitmu itu sendiri.

Jangan pernah takut untuk kehilangan pekerjaan, namun takutlah jika kamu tidak lagi sempat meluangkan waktu untuk beribadah dan mengerjakannya tepat pada waktunya. Dan kamu mulai kehilangan orang-orang yang selalu bersamamu di setiap waktu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel