Penyebab Step Pada Anak, Begini Cara Mengatasinya

Penyebab step merupakan kejang ketika demam yang sering ditemui pada anak usia balita. Saat step, otot-otot tubuh akan berkontraksi serta bergerak tidak tekendali sebab sinyal dari otak terpengaruh gangguan dan terjadi ketidak normalan.

Yang biasa ditemui, step pada anak merupakan perubahan aktivitas elektrik di otak. Hal ini bisa dilihat dari timbulnya gejala step, namun tidak semua kasus kejang yang mengenai anak-anak menimbulkan ciri-ciri tertentu. Oleh sebab itu penting bagi Anda sebagai orang tua untuk mengetahui apa penyebab dari step.


Inilah Penyebab Step Pada Anak

Penyakit step deisebakan oleh penurunan daya tahan tubuh pada anak serta serangan dari bakteri ataupun virus yang bisa menyebabkan penyakit. Saat sistem kekebalan tubuh pada anak tengah mengadakan perlawanan penyakit, biasanya temperatur tubuhnya naik secara tiba-tiba di kisaran 38 sampai 39 Celcius. Nah pada saat seperti itulahanak akan sangat rawan terjadi sakit step.

Sebagian orang tua tidak sadar terhadap potensi anaknya untuk mengalami penyakit step, itulah yang menjadi masalahnya.  Pada anak yang mempunyai toleransi rendah penyakit step biasanya akan menyerang di kisaran suhu 38 Celsius. Adapun jika anak yang mempunyai toleransi normal, potensi mereka terkena penyakit step ini pada suhu tubuh samapi 39 Celcius.

Baca Juga : Jangan Anggap Remeh! Inilah Bahaya Asap Rokok Pada Bayi

Ada juga beberapa jenis penyakit yang bisa menimbulkan sakit step pada anak. Contohnya ialah penyakit cacar, campak, flu, diare, radang tenggorokan, tifus ataupun penyakit yang dikarenakan oleh cuaca yang tidak menentu. Penyakit-penyakit itu adalah yang dapat menimbulkan efek kejang atau biasa disebut dengan step pada anak Anda.

Anda perlu mengetahui penyebab step tersebut untuk menghindari atau mencegah step kembali terulang. Step pada anak dapat dihindari melalui ajakan Anda kepada anak untuk menerapkan pola hidup sehat serta menghindari lingkungan dimana virus bisa menyerang. Penyakit kejang ini merupakan penyakit yang takk terduga kapan datangnya sehingga Anda perlu berhati-hati. Berikut lebih lanjut cara pengobatannya:

Cara Mengobati Anak yang Terkena Step

Penyebab step pada balita memang dikarenakan oleh suhu badan yang tinggi. Akan tetapi, jangan memakai alkohol atau juga air dingin untuk menurunkan suhu tubuh anak Anda yang tenagh demam panas. Jika Anda menggunakan alkohol sangat berpotensi menyebabkan iritasi pada mata dan intoksikasi ataupun keracunan yang tentunya tidak Anda inginkan.

Agar lebih aman pakailah kompres, letakkan di dahi, bisa juga di ketiak serta lipatan paha. Kompres ini dapat mejadi penurun suhu pada permukaan tubuh. Diaharapkan dengan turunnya suhu tersebut terjadi sebab panas tubuh dipakai untuk menguapkan air yang ada di kain kompres. Akan tetapi jika penurunan suhu yang drastis malah tidak disarankan.

Baca Jaga : Waspada! Berikut Ini 4 Bahaya Bermain Game Online Yang Wajib Anda Ketahui 

Yang perlu Anda perhatikan juga ialah jangan coba-coba memberikan aspirin untuk anak Anda ataupun jenis obat-obatan sejeninya. Dimana obat itu mengandung salisilat yang diduga bisa memicu sindroma Reye yaitu ejenis penyakit yang terbilang langka serta akanmemberi pengaruh pada kerja lever, otak serta darah.

Setelah anak Anda sepenuhya sadar, berikanlah dia minum yang banyak serta makan makanan yang berkuah. Atau Anda juga dapat memberikannya buah-buahan yang mengandung banyak air, bisa juga berbentuk Juz. Dengan begitu cairan pada tubuh yang menguap akibat suhu tinggi  dapat dengan cepat tergantikan setelah mengkonsumsi makanan tersebut

Adakah Efek Samping Jika Anak Sering Terkena Step?

Istilah step yang biasa kita gunakan untuk sakit kejang demam adalah sakit yang disebabkan akibat demam yang begitu tinggi. Pada anak diusia antara 6 bulan hingga 4 tahun kasus ini terbilang cukup sering kita temukan. Bahkan mungkin anak Anda sendiri pernah mengalami hal demikian saat demam panas yang tinggi.

Jika kejang tersebut didahului oleh demam serta kejangnya bersifat umum, dimana semua tubuh kejang serta tidak melebihi 15 menit, dan sesudah kejang itu maka anak akan kembali sadar. Anda dapat melakukan pemeriksaan Electro Encephalo Gram sesudah 2 minggu kejang normal tersebut. Jika demam, maka ini adalah kejang demam biasa. Orangtua tidak harus terlalu khawatir sebab tidak memberikan efek samping.

Anda perlu berhati-hati dalam pencegahan anak yang pernah kejang demam yang menjadi penyebab step, sebab potensi kejang kembali akan datang. Apabila anak Anda demam segeralah untukmemberi obat penurun panas serta pergi ke dokter jika panasnya tidak menurun. Konsultasikan hal tersebut agar anak Anda dapat sehat kembali serta tidak sampai terjadi step.

Nah, itulah informasi tentang permasalahan step atau kejang yang sering ditemui pada anak-anak. Anda perlu memperhatikan kesehatan anak jika Anda pernah mengalai kejang seperti ini karena kejang bisa saja dtang kembali. Semoga artikel ini bermanfaat untukAnda yang sedang mencari informasi apa penyebab step serta cara penanganannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel