Benarkah Baper Berlebihan Bawa Dampak Buruk? Ini Penjelasannya

Sering dikatain punya sifat suka baper berlebihan? Memang tak bisa dipungkiri di zaman milenial saat ini cukup banyak istilah-istilah anak muda yang sudah menyebar. Salah satunya adalah istilah baper, di mana anak muda saat ini sering menggunakan kata baper untuk mengungkapkan sikap seseorang yang mudah tersinggung.

Kata baper sering digunakan oleh kebanyakan orang yang mudah terbawa perasaan atau mudah galau dalam menghadapi masalah. Namun dalam beberapa keadaan sebenarnya masalah tersebut tidak seberapa, akan tetapi mereka memikirkannya secara berlebihan. Bahkan tak jarang membawa perasaan yang amat dalam pada kehidupannya atau berdampak pada aktivitas sehari-harinya.


Baper adalah singkatan dari bawa perasaan, anak muda banyak menggunakan kata ini untuk menyebut sikap seseorang yang terlalu berlebihan dalam menanggapi sesuatu. Tak jarang kata baper ini juga sering digunakan untuk menyudutkan seseorang yang mudah tersinggung oleh perkataan orang lain. Terlepas dari kata-kata tersebut memang benar-benar menyinggung atau tidak, rasa baper berlebihan memang tidak baik karena dapat mengganggu keproduktifan.

Perasaan baper yang terlalu berlebihan tidak boleh dipelihara atau dibiasakan. Karena dalam beberapa hal justru dapat membawa dampak yang buruk terhadap hubungan sosial. Untuk itu dalam pembahasan kali ini kami akan mengulas secara lengkap tentang baper.

Mengapa Seseorang Memiliki Rasa Baper Berlebihan?

Terbawa perasaan atau biasa disebut baper merupakan keadaan dimana perasaan seseorang menjadi terbawa atau ikut terhanyut dengan apa yang didengar maupun dilihatnya. Dalam beberapa kondisi seringkali seseorang yang mudah baperan akan selalu disalahkan. Apalagi jika terlibat dalam hubungan pasangan. Dimana lebih sering dialami oleh kaum wanita dibanding laki-laki.

Baca Juga : Hanya Dijadikan Pilihan Kedua Oleh Pasangan? Ini Solusinya!

Adapun berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang mudah atau memiliki sifat suka baper berlebihan:

Punya sikap terlalu percaya diri
Ternyata punya sikap terlalu percaya diri justru tidak baik bagi diri kita sendiri. Seringkali sikap percaya diri yang terlalu tinggi tersebut menjadi bumerang bagi kita. Kita menganggap perlakuan baik dari seseorang sebagai perlakuan yang sangat istimewa. Sama halnya ketika ada seseorang yang bersikap cuek pada kita maka belum tentu orang itu membenci.

Kurang menyibukkan diri dengan hal positif
Baper berlebihan juga bisa muncul jika Anda kurang menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif. Itulah mengapa sangat bermanfaat jika Anda mengembangkan diri pada hal-hal yang bermanfaat, untuk meminimalisir rasa baper yang tiba-tiba muncul. Karena dengan menyibukkan diri, maka kita dapat mengalihkan pemikiran padahal yang lebih positif.

Memiliki rasa empati yang besar
Penyebab lainnya mengapa seseorang mudah baper yaitu karena memiliki rasa empati yang cukup besar. Seseorang yang mudah baper biasanya lebih sensitif untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, baik rasa sedih maupun bahagia.

Dampak Buruk Jika Jadi Orang Baperan

Sikap baper berlebihan ternyata dapat menyebabkan dampak buruk pada yang bersangkutan. Biasanya seseorang seperti ini akan merasa dirinya tersakiti atau mudah terluka. Karena bagi orang yang mudah baper, maka segala sesuatu yang menyangkut dirinya baik negatif maupun positif akan selalu dibawa perasaan. Bahkan tak jarang jika ada orang lain yang memberikan perhatian lebih, maka akan dimasukkan ke hati dan beranggapan bahwa si pemberi perhatian menyukainya.

Padahal belum tentu perhatian tersebut adalah wujud rasa suka melebihi hubungan pertemanan semata. Seringkali perasaan baper berlebihan tersebut membuat orang-orang disekitar kita menjadi tidak nyaman jika bercanda dengan kita. Ketika teman-teman Anda menyadari bahwa diri Anda adalah seseorang yang mudah baperan atau dikit-dikit dibawa perasaan, maka mereka akan cenderung berhati-hati ketika ingin bercanda pada Anda. Tentu hubungan pertemanan yang seperti ini cenderung kurang nyaman.

Dalam kondisi yang paling buruk, bisa jadi tidak ada yang mau berteman dengan orang yang baperan. Karena seseorang orang yang memiliki sifat baperan sulit untuk diajak berkomunikasi dan bercanda. Pada dalam hubungan pertemanan seringkali kita tidak sengaja untuk melontarkan kata-kata tertentu. Jika Anda mudah baperan tentunya itu akan mengganggu kenyamanan teman Anda

Cara Menghilangkan Sifat Baper Berlebihan

Lalu bagaimana cara menghilangkan sifat baper yang berlebihan? Salah satu cara untuk menghilangkan sifat mudah baperan yaitu tidak mudah dalam menyimpulkan suatu persoalan. Karena hal seperti ini hanya akan memunculkan asumsi-asumsi dari pikiran sendiri, dimana pada akhirnya hanya menyulitkan diri Anda sendiri. Meningkatkan komunikasi sangat diperlukan karena berhubungan dengan tingkat kedewasaan Anda.

Selain itu, cobalah untuk menghadapi perasaan Anda yang terlalu sensitif. Anda bisa mencari tempat yang jauh dari keramaian dan berusahalah untuk menenangkan diri sendiri. Hal ini sangat berguna dalam menetralisir energi negatif yang ada di dalam diri Anda, agar kembali ke kondisi normal. Jika perlu, bahagiakan diri Anda dengan mengatur tingkat sensitifitas agar tidak baper berlebihan ketika menghadapi suatu masalah atau perkataan orang lain.

Baca Juga : Kenali Penyebab Perselingkuhan Ini Dan Solusinya Untuk Mempertahankan Hubungan

Dalam mengatasi rasa sensitif yang berlebihan bisa dikendalikan melalui pikiran. Misalnya dengan mendengarkan musik atau sesuatu yang dapat membuat Anda lebih bersemangat. Biasanya cara seperti ini cukup ampuh dalam mengimbangi kesensitifan perasaan Anda agar membuatnya kembali normal.

Menghilangkan Sikap Mudah Baper Pada Lawan Jenis

Sikap baper juga sering muncul ketika kita mendapatkan perhatian dari lawan jenis. Misalnya ketika ada seorang cewek yang mendapatkan kepedulian dari seorang cowok. Lalu si cewek dengan mudahnya menyimpulkan bahwa, si cowok tersebut jatuh cinta atau tertarik padanya. Padahal belum tentu seperti itu kebenarannya.

Salah satu tips agar Anda bisa menghilangkan sikap mudah baper pada lawan jenis, yaitu dengan membiasakan diri agar tidak mudah menyimpulkan sikap orang lain pada kita. Coba kurangi aktivitas nonton drama atau mendengarkan lagu-lagu sedih yang sering Anda lakukan. Tak jarang aktivitas aktivitas seperti itu membuat kita lebih sensitif terhadap perlakuan orang lain.

Mulai sekarang belajar untuk berpikir logis dan tidak mudah membawa apa-apa ke perasaan. Sekalipun Anda seorang wanita, cobalah sekali-kali untuk mengikuti alur berpikir para pria. Cobalah untuk mempertimbangkan logika di samping perasaan. Tidak semua bentuk perhatian dan kebaikan berarti bentuk ketertarikan orang lain pada kita. Bisa jadi karena memang seseorang tersebut menunjukkan rasa baiknya saja, jadi Anda tidak perlu baper berlebihan.

Perbanyak bergaul dengan lawan jenis juga bisa membantu Anda untuk menghilangkan sikap mudah baper. Di sini Anda juga bisa mendapatkan sudut pandang berbeda dari teman lawan jenis tersebut. Dengan begini Anda bisa membiasakan diri untuk tidak baper ketika ada lawan jenis yang mendekati atau berinteraksi dengan Anda.

Baca Juga : Posesif Dalam Hubungan? Ini Dia Dampak dan Cara Mengatasinya

Melalui penjelasan panjang lebar seperti yang sudah dijelaskan diatas, dapat disimpulkan bahwa sifat baper bisa memberikan dampak buruk pada seseorang. Oleh karena itu, jangan mudah baper saat menghadapi suatu hal. Sebab baper berlebihan dapat mengakibatkan hal yang tidak baik seperti yang dijelaskan di atas.

Keyword: baper berlebihan

Deskripsi: Baper berlebihan ternyata membawa dampak buruk pada diri seseorang. Hilangkan baper dengan beberapa kebiasaan baru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel