Makna Komitmen Dalam Pernikahan, Yakin Siap Nikah?

Membicarakan makna komitmen dalam pernikahan mungkin bisa didefinisikan dalam artian yang sangat luas, bisa juga secara khusus. Komitmen adalah salah satu bentuk hubungan yang ada dalam setiap proses kehidupan manusia. Namun sepertinya masih banyak beberapa orang yang menganggap bahwa suatu komitmen dianggap hal yang ribet dan mengikat.

Pada dasarnya komitmen bukanlah perjanjian antara kedua belah pihak yang menjalin hubungan. Komitmen lebih kepada mengikat diri sendiri untuk tidak hanya sekedar mengucap janji kepada pasangan namun juga menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Komitmen seharusnya menjadi harga mati dan tidak diingkari oleh si pembuat komitmen.


Namun sayangnya keadaan tidak selalu seperti yang diharapkan. Mereka yang mulanya mudah untuk mengucap janji atas dasar komitmen, tak jarang yang mengingkari komitmen yang sudah dibuat. Dalam beberapa kasus mereka lebih sering menyalahkan keadaan atau kondisi yang dialaminya. Kondisi seperti ini sering terjadi pada hubungan pernikahan. Pada kasus terburuk sering menjadi alasan perceraian atau pemutusan hubungan pernikahan.

Berbicara tentang komitmen dalam pernikahan, memang seringkali tidak dapat didefinisikan dengan kata-kata. Komitmen bukanlah bentuk kata cinta melainkan sebuah prinsip. Mengapa suatu hubungan pernikahan harus didasari atas komitmen yang kuat? Mari kita dalami lebih jauh tentang makna komitmen dari sebuah pernikahan.

Mengenal Apa Itu Komitmen 

Komitmen adalah janji kita pada diri sendiri serta orang lain yang tercermin dari tindakan yang kita lakukan. Komitmen mencerminkan pengakuan seutuhnya bagaimana sikap yang sebenarnya berasal dari watak yang keluar dari dalam diri seseorang. Timbulnya rasa komitmen seseorang, maka akan mendorong rasa percaya diri serta perubahan ke arah yang lebih baik demi mewujudkan komitmen tersebut dan mempertahankannya.

Baca Juga : Cara Mempertahankan Pernikahan Agar Awet Hingga Maut Memisahkan

Tentunya suatu komitmen memang lebih mudah untuk diucapkan, namun sangat sulit untuk dilaksanakan apalagi dipertahankan. Melaksanakan sesuatu dengan penuh tanggung jawab adalah salah satu bentuk sikap komitmen. Meskipun begitu sikap ini sering dikaitkan dengan tujuan yang baik dan positif. Namun dalam beberapa kasus juga bertujuan untuk hal yang negatif.  Misalnya muncul rasa komitmen untuk tidak menikah atau dalam hal lainnya.

Jika membicarakan tentang komitmen dalam pernikahan, istilah ini sering dikaitkan dalam sebuah hubungan. Tak jarang anak muda yang sedang menjalin asmara terjebak dalam pengertian komitmen itu sendiri. Masih banyak yang menganggap bahwa komitmen adalah ungkapan rasa cinta dan mengikat janji setia. Sehingga mereka lebih sering menguras energi untuk berlarut-larut dalam drama cinta. Pada komitmen lebih tinggi dari rasa cinta itu sendiri.

Seseorang yang saling mencintai belum tentu saling berkomitmen satu sama lain. Seseorang yang katanya saling menyayangi, belum tentu saling ingin bersama satu sama lain. Di sinilah makna komitmen dalam pernikahan bahwa, untuk menikah bukan hanya sekedar kata cinta saja. Yakin Anda sudah siap menikah? Apa yang sudah Anda janjikan pada diri sendiri setelah menikah nanti?

Pentingnya Komitmen Dalam Hubungan

Mengucap komitmen pada pasangan bukanlah sesuatu yang seharusnya mudah untuk dikatakan. Komitmen adalah sebuah prinsip untuk menjaga dan mempertahankan apa yang sudah Anda utarakan. Ketika Anda membawa hubungan percintaan ke arah yang lebih serius, jelas itu bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Butuh dewasaan dan usaha keras untuk menjaga hubungan dengan pasangan, apalagi pasca menikah.

Komitmen lebih tinggi dari sekedar mengucap janji untuk setia satu sama lain. Misalnya seberapa yakin Anda akan bertahan pada pasangan apapun kondisinya nanti setelah menikah? Seberapa yakin Anda bisa mencintai orang yang sama setiap harinya? Apakah pernikahan akan tetap bertahan meskipun kondisi finansial sedang tidak baik? Bagaimana jika nanti pasangan Anda sakit?

Masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya yang bisa mendefinisikan suatu komitmen dalam hubungan pernikahan. Karena menjalin hubungan asmara seperti pernikahan tidak serta merta akan berjalan sesuai dengan yang Anda. Menikah bukan hanya tentang hari ini atau besok, tapi untuk menua bersama. Anda harus bersedia untuk berbagi sekaligus mendengarkan pasangan Anda nantinya.

Itulah beberapa poin yang seharusnya bisa menjadi pertimbangan anak muda sekarang, dimana mudah sekali dalam berbicara komitmen tanpa rencana untuk menikah muda. Padahal komitmen dalam pernikahan tidak hanya sekedar untuk mengucap janji setia satu sama lain. Namun bagaimana untuk mempertahankan hubungan ketika ada salah satu yang sengaja maupun tidak sengaja mengingkari janji.

Bentuk-Bentuk Komitmen Dalam Hubungan

Komitmen adalah sesuatu yang abstrak dimana hanya dapat dinilai melalui perbuatan yang nyata. Bahkan komitmen juga tidak dapat diukur dengan angka, melainkan hanya dapat dirasakan. Adapun berikut ini beberapa bentuk komitmen dalam hubungan yang mungkin harus Anda ketahui:

Membangun kedekatan dengan orang tua pasangan
Seseorang yang telah memiliki komitmen dalam pernikahan, maka akan membangun kedekatan dengan orang tua pasangan. Bahkan meskipun ketika usia hubungan masih sebentar, mereka menunjukkan rasa komitmennya dengan perkenalan pada orang tua kekasihnya. Bagaimanapun juga dalam sebuah hubungan antara dua manusia, peran orang tua sangat membantu demi melancarkan hubungan hingga ke jenjang yang lebih serius.

Mempersiapkan kondisi finansial sejak dini
Komitmen dalam pernikahan tidak hanya bermodalkan kata cinta semata, melainkan juga tentang finansial yang tidak boleh disepelekan. Jika pasangan Anda mempersiapkan kondisi finansial sejak dini, maka bisa menjadi pertanda positif bahwa kekasih memiliki komitmen yang kuat dalam hubungan.

Baca Juga : Ingin Menikah Budget Murah? Ini Persiapan yang Harus Dilakukan!

Membicarakan pencapaian di masa mendatang
Sebuah hubungan asmara dapat dikatakan dewasa jika sama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk membawa hubungan ke arah yang lebih baik di masa depan. Mulai dari membicarakan rencana pernikahan, membeli rumah dan bahkan kendaraan, bisa menjadi salah satu bentuk komitmen dalam hubungan. Hubungan yang matang semata-mata tidak hanya tentang rasa tertarik satu sama lain, namun juga membicarakan tentang kehidupan bersama yang lebih baik di masa depan.

Menjaga Komitmen dalam Pernikahan

Melihat beberapa pembahasan sebelumnya, apakah Anda yakin sudah siap untuk menikah? Menikah bukan soal buru-buru atau sudah waktunya harus menikah. Coba tanyakan pada diri Anda sendiri apakah sudah memiliki komitmen pada pernikahan? Apakah Anda yakin dapat berbagi kehidupan dengannya untuk selamanya?

Salah satu kunci bertahannya suatu hubungan suami istri yaitu dengan menjaga komitmen dalam pernikahan. Banyak sekali kasus kasus perceraian yang menyalahkan keadaan atas perpisahan mereka. Padahal mereka hanya sudah tidak sanggup lagi untuk menjaga komitmen tersebut. Itulah mengapa sebelumnya tadi di singgung bahwa mengucap komitmen memang mudah, namun sangat sulit untuk mempertahankannya.

Untuk membangun komitmen juga bukan setelah Anda menikah, melainkan sebelum Anda mengucap janji suci pernikahan itu. Berjanjilah pada diri sendiri bahwa Anda akan selalu mencintainya apapun keadaannya. Anda akan selalu memaafkannya apapun yang sudah dilakukannya. Anda juga bersedia untuk menerima apapun segala sifat dan sikapnya.

Baca Juga : Mau Nikah Muda? Pahami Dulu Hal-hal Ini

Pada akhirnya, mempertahankan komitmen dalam pernikahan memang membutuhkan usaha yang sangat ekstra. Namun percayalah, hubungan pernikahan atas dasar-dasar komitmen selalu bisa bertahan dan melewati segala tantangan.

Keyword: komitmen dalam pernikahan

Deskripsi: Komitmen dalam pernikahan tidak hanya sekedar mengucap janji setia satu sama lain, melainkan akan tetap bertahan apapun keadaannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel