Menikah Beda Usia Jauh? Tak Masalah Jika Paham Ini

Dalam beberapa waktu belakangan ini, menikah beda usia jauh sepertinya sudah menjadi fenomena yang dimaklumi di Indonesia. Uniknya, pernikahan dengan usia beda jauh tidak hanya dialami diantara pria tua dengan gadis remaja saja, melainkan juga ada wanita tua yang menikah dengan pria muda. Bahkan rentang usianya pun sangat jauh berbeda.

Sebagai contoh pada pernikahan di Sumatera Selata, pria berusia 16 tahun bernama Selamat Riyadi yang menikah dengan Nenek Rohaya berusia 71 tahun. Sempat menghebohkan jagat dunia maya, namun pernikaha tersebut memang benar adanya. Bahkan itu bukan kasus satu-satunya yang ada di Indonesia, masih ada beberapa pernikahan beda usia jauh lainnya.


Lalu bagaimana sudut pandang sisi psikologis terkait menikah beda usia jauh? Hampir sebagian besar psikolog mengatakan bahwa umumnya pernikahan dilandasi oleh rasa nyaman dan rasa cinta, disamping memikirkan faktor usia. Seringkali setiap orang tidak dapat mengendalikan diri kapan ia akan jatuh cinta dan dengan siapa. Hanya saja, jika rentang usia terlampau jauh seringkali menimbulkan stigma negatif dari masyarakat.

Berbicara tentang pernikahan beda usia jauh, sebenarnya masih sah-sah saja. Apalagi jika berbicara tentang perasaan yang tidak bisa dikendalikan. Namun, ada beberapa hal yang mungkin harus Anda perhatikan jika jatuh cinta dengan orang yang jauh lebih muda atau jauh lebih tua. Yuk, kita bahas lebih jauh.

Wajarkah Pernikahan Beda Usia Jauh?

Saat ini masyarakat kita masih memandang negatif tentang pernikahan beda usia jauh dan dianggap sebagai hubungan yang tidak wajar. Anggapan tak wajar tersebut muncul karena idealisasi jarak umur pasangan menikah seharusnya di bawah 10 tahun. Namun apakah hal tersebut memang sebuah ketidakwajaran jika menikah beda usia jauh?

Bagaimanapun juga, institusi pernikahan adalah sebuah wadah yang melegalkan setiap hubungan dua sejoli. Jenjang pernikahan menjadi media bagi sepasang kekasih untuk memiliki keturunan dan membina keluarga. Setiap individu juga memiliki hak untuk menikah, terlepas dengan siapa dan berapa rentang usia mereka asalkan keduanya sudah memenuhi syarat minimum usia menikah sesuai ketetapan undang-undang.

Baca Juga : Mau Nikah Muda? Pahami Dulu Hal-hal Ini

Hal tersebut juga disetujui dari perspektif psikologi, karena setiap individu memiliki hak untuk menentukan pasangannya sendiri. Begitu juga jika mereka memilih untuk menikah dengan pasangan yang memiliki rentang usia terpaut jauh, itu sudah menjadi hal pasangan tersebut dalam memilih jalan hidupnya. Sejalan dengan yang diungkapkan oleh ahli psikologi klinis, Bona Sardo (pengajar dan psikolog UI) bahwa menikah beda usia jauh adalah sesuatu yang wajar.

Kewajaran pernikahan beda usia jauh didasarkan atas pilihan yang diambil oleh masing-masing individu. Hal tersebut berdasarkan asumsi bahwa menikah adalah keputusan yang berhak diambil oleh siapa saja, dengan pertimbangan apapun yang ditentukan oleh setiap orang.

Jika Menikah dengan Pria yang Jauh Lebih Tua

Sebagian besar pernikahan beda usia jauh memang lebih dialami pada seorang wanita belia dengan pria yang sudah tua, bahkan tak jarang rentang usia mereka lebih dari 10 tahun. Namun ternyata, menikah dengan pria yang jauh lebih tua justru memiliki tingkat kematangan yang tinggi. Karena pria yang sudah dewasa umumnya memiliki lebih banyak pengalaman hidup dan cukup matang untuk menghadapi segala permasalahan kehidupan.

Menikah beda usia jauh antara wanita muda dengan pria muda sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan lagi soal prinsip hidup. Pria dewasa memiliki pola pemikiran yang lebih bijak, sehingga mampu memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi pasangannya. Disisi lain, pria dewasa juga lebih aman dalam hal finansial. Wanita muda cenderung tidak akan khawatir menikah dengan pria dewasa karena dinilai lebih mapan dalam keuangan.

Kebanyakan pria dewasa memang sudah memiliki karir tetap dan keuangan yang mapan. Sehingga mampu untuk menghidupi pasangannya yang jauh lebih muda. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sebaiknya Anda sebagai wanita tidak hanya menikah karena tergoda dengan limpahan harta dan kemapanan seorang pria. Karena hal tersebut justru menjadi awal yang tidak baik dalam sebuah pernikahan dengan usia beda jauh.

Pikirkan Dua Kali Jika Menikahi Wanita yang Jauh Lebih Tua

Selain kasus menikah beda usia jauh pada laki-laki tua dengan wanita muda, banyak juga wanita tua yang menikahi pria jauh lebih muda. Tapi tunggu dulu, jangan gegabah dalam mengambil keputusan untuk menikah wanita yang usia sangat jauh di atas Anda, apalagi jika wanita tersebut sudah mencapai usia di atas 40 tahun.

Ada banyak sekali pertimbangan dalam memutuskan menikah dengan wanita yang lebih tua, terutama dari sisi biologis. Tentunya setiap pernikahan menginginkan kehadiran buah hati di dalam keluarga kecilnya. Namun untuk wanita yang sudah tua dan baru akan memiliki anak, pertimbangkan baik-baik nasib anak nantinya yang harus diasuh dengan ibu yang sudah sangat tua atau malah mungkin sakit-sakitan.

Merencanakan kehamilan pada usia di atas 35 tahun memiliki resikonya sendiri. Apalagi pada usia tersebut wanita sudah mengalami penurunan kesuburan yang drastis dan bahkan cenderung sulit hamil. Komplikasi pada wanita hamil di usia 35 tahun juga lebih tinggi, bisa berisiko keguguran hingga bayi yang lahir prematur. Hal tersebut karena adanya perubahan hormon pada wanita menjelang menopause.

Baca Juga : 4 Hal Yang Harus Diketahui Pria, Sebelum Menikahi Seorang Wanita

Melihat penjelasan tersebut, memang menikahi wanita dengan usia yang jauh lebih tua dari Anda memiliki risikonya sendiri dibanding menikah dengan wanita yang jauh lebih muda. Belum lagi soal prinsip hidup dimana wanita dewasa sudah matang, namun pria muda masih seringkali labil.

Pahami Hal-Hal Ini Jika Akan Menikah Beda Usia Jauh

Perlu dipahami bahwa jika Anda akan mengambil keputusan untuk menikah beda usia jauh, maka rintangan paling utama yang dihadapi adalah reaksi dari keluarga dan teman-teman dekat. Karena mereka tidak mengetahui alasan sebenarnya mengapa Anda memutuskan hal tersebut. Pahami beberapa poin berikut untuk mengatasi masalah tersebut:

Jangan memaksa keluarga Anda untuk menerima pasangan, namun pastikan bahwa keluarga Anda akan menganggap kehadiran dari pasangan Anda.
Jangan membela pasangan Anda secara terus-terusan di hadapan keluarga, namun sampaikan kepada keluarga bahwa Anda memahami kekhawatiran keluarga.
Jika Anda sedang menghadiri acara keluarga, maka pastikan untuk tidak meninggalkan pasangan sendirian dalam waktu lama untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan.

Selain faktor keluarga, masalah kesehatan juga harus Anda pertimbangkan. Misalnya jika memang Anda berkeyakinan akan menikahi wanita di atas usia 35 tahun, maka buatlah komitmen dengan pasangan bahwa keturunan bukan tujuan utama dalam pernikahan Anda. Anda harus memahami situasi wanita yang sudah paruh baya bahwa ada kemungkinan besar mereka tidak mudah atau bahkan tidak bisa memiliki keturunan.

Terakhir, sekarang keputusan ada di tangan Anda sendiri dan pasangan. Karena bagaimanapun keadaannya, menikah adalah hak setiap orang. Menikah beda usia jauh tak masalah jika keduanya sama-sama menerima keadaan satu sama lain.

Keyword: menikah beda usia jauh

Deskripsi: Problema menikah beda usia jauh masih menimbulkan pro dan kontra di Indonesia. Namun semua hal tersebut bergantung pada masing-masing pasangan yang menjalaninya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel