Posesif Dalam Hubungan? Ini Dia Dampak dan Cara Mengatasinya

Posesif dalam hubungan sering dianggap sebagai salah satu bentuk rasa sayang. Padahal sifat seperti ini cenderung memberikan lebih banyak dampak buruk daripada dampak positif. Tak jarang hubungan banyak yang berakhir karena salah satu pihak terlalu posesif, sehingga memicu terjadinya pertengkaran karena hal-hal yang sepele.

Sifat posesif biasanya cenderung dialami pada seseorang yang memiliki rasa tidak percaya diri atau terlalu khawatir, jika ada orang lain yang lebih baik darinya yang akan merebut pasangannya. Posesif juga sering diartikan sebagai sifat yang terlalu mengekang pasangannya. Di zaman milenial saat ini, siapa sih yang mau dikekang? Apalagi jika masih berada dalam hubungan pacaran belum sampai ke tahap pernikahan.


Setiap orang memang memiliki potensi untuk bersikap posesif pada pasangan. Namun perlu diketahui, tidak selamanya sikap seperti ini memberikan dampak yang baik pada hubungan kalian. Bahkan menurut beberapa kasus justru lebih banyak memberi dampak buruk. Tak jarang juga yang berakhir pada perpisahan. Karena bagaimanapun juga tidak ada yang mau jika kehidupannya diatur-atur oleh orang lain, apalagi jika hanya sekedar pacar atau teman dekat.

Untuk itu dalam pembahasan kali ini kami akan mengulas secara lengkap, tentang sikap posesif dalam hubungan dan apa saja dampaknya. Apabila Anda memiliki ciri-ciri sifat posesif atau pasangan Anda yang cenderung bersikap seperti ini, pastikan untuk membaca ulasan ini secara lengkap. Sehingga nantinya Anda dapat mengetahui apa yang harusnya dilakukan dan tidak dilakukan dalam hubungan percintaan. Yuk, simak!

Apa Itu Sikap Posesif?

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan sikap posesif? Bagaimana seseorang dapat bersifat posesif? Posesif yang terjadi di suatu hubungan yaitu ketika seseorang memiliki rasa yang sangat tinggi terhadap pasangannya. Rasa posesif biasanya ditonjolkan dengan cemburu yang berlebihan dan mengarah pada hal yang negatif. Bahkan pada beberapa orang akan melakukan apa saja termasuk mengancam pasangannya, jika tidak mengikuti keinginan si posesif.

Sikap posesif dalam hubungan berarti seseorang tersebut merasa bahwa diri Anda adalah hak miliknya. Apapun yang akan Anda lakukan adalah berdasarkan izin darinya. Ngerinya lagi, di zaman sekarang posesif tidak hanya sebatas fisik saja. Justru lebih seperti "perbudakan" dimana mereka berhak melakukan apa saja termasuk mengecek smartphone pasangannya terus-menerus. Bahkan menghubungi setiap orang yang dekat dengan pasangannya agar bisa menjauh.

Baca Juga : Benarkah Baper Berlebihan Bawa Dampak Buruk? Ini Penjelasannya

Melihat penjelasan dari pengertian sikap posesif tersebut, pentingnya sikap seperti ini sangat berbahaya bagi suatu hubungan. Rasa cinta dan cemburu yang berlebihan justru membawa pada dampak buruk bagi hubungan. Namun sangat disayangkan karena seseorang yang memiliki sifat seperti ini, serta menyadari apa yang sudah dilakukannya.

Ciri-ciri Sikap Posesif

Adapun berikut ini beberapa ciri-ciri sikap posesif dalam hubungan:

Tidak menghormati pasangan
Sikap tidak menghormati atau menghargai pasangan bisa menjadi salah satu ciri bahwa seseorang memiliki sifat posesif. Misalnya ketika pasangan sering memberi komentar negatif kepada mantan pacar kita. Dalam beberapa kasus seseorang yang memiliki sikap posesif adalah untuk membuat pasangannya merasa tidak berdaya serta tidak mampu mencari hubungan yang lain. Bahkan seringkali mereka tidak menghargai karir dan pilihan studi pasangannya.

Cemburu berlebihan
Orang posesif sering mengekspresikan kecemburuan dengan marah-marah kepada pasangannya. Bahkan seringkali mereka bisa marah hanya karena pasangannya bersosialisasi dengan teman teman atau rekan kerjanya. Tak jarang juga sikap posesif membuat dirinya sering menuduh pasangan selingkuh, bahkan apapun yang dilakukan oleh pasangannya akan dicurigai.

Selalu mengancam
Memiliki sifat posesif dalam hubungan juga ditandai dengan sering mengancam pasangannya jika keinginannya tidak dipenuhi. Bahkan pada beberapa kasus juga sering membuat ancaman untuk dirinya sendiri, misalnya mengancam akan bunuh diri jika pasangannya tidak menuruti apa yang di maunya.

Suka mengontrol
Posesif juga dicirikan dengan sikap yang suka mengontrol pasangannya. Bukan hanya secara fisik dan emosi saja, bahkan seringkali mengontrol finansial pasangannya. Seringkali sikap seperti ini akan menekan pasangannya untuk melakukan aktivitas apapun berada dibawah kendalinya termasuk dalam hal busana, model rambut maupun keputusan sehari-hari.

Dampak Negatif Sikap Posesif

Posesif dalam hubungan tentunya memberikan dampak buruk lebih banyak daripada dampak positif. Seseorang yang memiliki sifat posesif cenderung tidak menyadari bahwa, sikapnya tersebut justru menunjukkan ketidakpedulian pada pasangannya. Adapun berikut ini beberapa dampak buruk dari sifat posesif seseorang:

Hubungan percintaan yang lebih banyak dramanya
Dalam suatu hubungan jika salah satu pihak memiliki sifat cenderung posesif seringkali lebih banyak dramanya daripada romantisnya. Bahkan hal seperti ini seringkali disadari oleh orang-orang di sekitar Anda. Sifat posesif sering membuat pasangan bertengkar karena hal sepele yang telah lama kelamaan hanya akan membuat jenuh.

Membuat pasangan jadi sering bohong
Sebaiknya hati-hati jika Anda terlalu posesif pada pasangan, karena hal tersebut justru membuat pasangan Anda sering bohong. Jika hal ini itu dilarang dan dicurigai terus maka pasangan akan cenderung tidak akan mengatakan kegiatannya pada Anda. Alasan mereka berbohong, karena khawatir Anda akan marah atau melakukan kekerasan secara fisik maupun verbal.

Rawan selingkuh atau munculnya orang ketiga
Tahukah Anda, dengan bersikap posesif pada pasangan justru memicu munculnya orang ketiga dalam hubungan kalian. Sering dicurigai, kemana-mana nggak boleh, dilarang bergaul dengan ini itu dan lainnya justru membuat pasangan Anda tertekan. Akibatnya memicu keinginan untuk membangun hubungan dengan orang lain yang lebih baik. Awalnya hanya untuk pelarian, namun jika terlanjur nyaman dengan orang ketiga tersebut bisa jadi Anda malah ditinggal oleh pasangan.

Baca Juga : Anda Akan Menyakiti Pasangan Jika Selalu Minder, Ini Alasannya!

Selain beberapa dampak buruk dari sikap posesif dalam hubungan seperti yang sudah disebutkan tersebut, dampak terburuknya yaitu putusnya hubungan. Tidak ada orang yang mau dikekang dimana justru membuatnya tidak nyaman. Seseorang yang merasa jenuh karena sifat pasangannya yang posesif, maka akan berakhir pada pemutusan hubungan. Rasa takut kehilangan yang berlebihan justru akan membuat orang yang Anda yang benar-benar hilang.

Cara Menghilangkan Kebiasaan Posesif 

Lalu bagaimana menghilangkan kebiasaan posesif ini? Dalam beberapa hal sifat posesif memang tidak bisa disalahkan, karena rasa tersebut muncul secara alami pada diri seseorang. Rasa sayangnya yang terlalu berlebihan membuatnya tidak bisa membedakan mana yang baik untuk pasangannya dan mana yang tidak.

Salah satu upaya dalam mengatasi kebiasaan posesif yaitu dengan mencari tahu sumber posesif itu sendiri. Coba cari tahu dari mana Anda menjadi seorang posesif dalam hubungan. Mungkin karena pengalaman trauma masa lalu yang pernah dikecewakan orang lain? Jika memang iya, coba lakukan intropeksi diri dan berusaha untuk mengikhlaskannya

Menghilangkan kebiasaan positif juga harus diimbangi dengan menghilangkan pikiran negatif. Rasa khawatir dan curiga yang berlebihan kepada pasangan harus mulai dikurangi. Belajarlah untuk mengurangi kebiasaan berpikir negatif terhadap pasangan Anda sendiri. Dengan begitu, maka Anda bisa lebih santai terhadap hubungan Anda sendiri.

Rasa posesif juga sering muncul karena ketakutan yang terlalu besar dalam diri Anda atau ketidak percayaan pada diri sendiri. Mulailah menghargai diri sendiri sehingga Anda merasa yakin bahwa, pasangan akan mencintai Anda dan tidak akan pernah meninggalkan Anda.

Percayalah bahwa Tuhan selalu mendekatkan apa yang sudah dijodohkan-Nya. Bagaimana menurut Anda? Melalui penjelasan di atas semoga bisa membuka pikiran kita bahwa sikap posesif dalam hubungan tidak akan membawa pengaruh positif.

Keyword: posesif dalam hubungan

Deskripsi: Sikap posesif dalam hubungan cenderung membawa dampak buruk lebih banyak daripada dampak positif. Ketahui bagaimana cara menghilangkan kebiasaan tidak baik ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel